Sunday, March 16, 2014

TENTANG CAPRES JOKOWI; KEPUTUSAN BESAR SELALU ADA PRO KONTRA

Setiap keputusan besar mengundang reaksi pro kontra. Jika anda pemimpin (di level manapun), pasti paham dan merasakan betul pernyataan ini. Pemimpin adalah pengambil keputusan. Pekerjaan pemimpin adalah mengambil keputusan. Jika anda ketua RT, anda perlu mendengar saran warga, saran Lurah, saran ketua RW. lalu ambil keputusan. Setelah itu tunggulah orang yang akan mencemooh anda. Begitulah pemimpin .

Jika anda stress gara-gara dicemooh masyarakat, anda belum siap jadi pemimpin. Hidup ini tinggal pilih, mau bagian yang jadi tukang kritik atau sebagai pelaku sejarah, dengan resiko dikritik tanpa henti .

Satu contoh adalah tentang pencapresan Jokowi. Sebelum Megawati mengeluarkan pernyataan bahwa Jokowi jadi Capres, banyak orang yang berkata "kalau Mega mencalonkan diri, itu namanya tidak tahu diri. Faktanya Jokowi lebih hebat dari Mega".

Setelah mega mengambil keputusan untuk tidak mencapreskan diri dan menunjuk Jokowi sebagai capres, orang yang sama mengatakan," lho jadi Jokowi tidak bertanggungjawab dong, masak DKI baru mulai dibangun langsung ditinggal?"""

Itulah resiko pengambil  keputusan. Kita harus mengambil keputusan. Harus cepat menganalisa dan tajam intusinya.
Soal resiko, mau ambil keputusan  besar, keputusan kecil, semuanya mengandung resiko.
salam hormat

2 comments:

  1. Mas bambang sendiri setuju gak kalo jokowi nyapres?

    ReplyDelete
  2. Saya termasuk yang setuju mas Waeyanto. Biar persaingan lebih seru.

    ReplyDelete