Saturday, June 18, 2016

Memecahkan Kebuntuan


Ketika menghadapi masalah terasa sangat rumit, pikiran terasa buntu. Sepertinya tak ada jalan keluar. Cobalah untuk berpikir secara lateral


Edward De Bono
Dahulu kala, seorang saudagar di kota London menghadapi masalah keuangan yang sangat berat, sehingga ia terpaksa berhutang dalam jumlah yang cukup besar kepada lintah darat. Sang lintah darat yang sudah tua itu, ternyata jatuh hati kepada gadis remaja anak sang saudagar. Itu sebabnya ia menjanjikan pembebasan hutang, asal boleh menikah dengan gadis tersebut. Tentu saja sang saudagar maupun anak gadisnya itu, merasa dalam keadaan terjepit.

Lintah darat yang dikenal licik itu mengajukan usulan, ia akan menaruh dua buah kerikil ke dalam kantong uang yang kosong, yang satu berwarna hitam dan yang satunya lagi berwarna putih. Anak gadis tersebut harus mengambil salah satu kerikil di dalam kantung. Bila dia mendapat kerikil yang hitam, maka ia harus bersedia menjadi istrinya dan hutang ayahnya dibebaskan. Sedangkan apabila ia mendapat yang putih, maka sang gadis dan utang ayahnya akan dibebaskan. Namun seandainya ia menolak tawaran tersebut maka ayahnya akan dijebloskan kedalam penjara. Apa boleh buat sang saudagar itu terpaksa menyetujui tawaran tersebut.