CATATAN BAMBANG SUHARNO TENTANG MUTIARA KEHIDUPAN, BISNIS, KEPEMIMPINAN

Ilmu Cicak di Dinding

Laksana Cicak, itulah yang kita mesti lakukan dalam meraih rejeki. jika datang "seekor nyamuk peluang sukses" langsung saja ditangkap "hap". Ingatlah lagu cicak di dinding.

Mutiara Kehidupan

Jika merantau ke kota besar, janganlah hanya sekedar numpang tua. Gigihlah berprestasi. Jangan Pulang Sebelum Menang

Melampaui Efektivitas

Jika kita ingin merubah nasib, maka perlu dimulai dengan merubah kebiasaan, karena kebiasaan adalah modal keberhasilan.

Tambang Berlian di Lahan Kita

Jangan mudah tergiur dengan dunia luar yang tampak menjanjikan berlian, karena sangat mungkin berlian yang Anda cari tersembunyi di lahan kehidupan Anda.

Menikmati Bungkus Permen

Jika kita membeli permen, kita sebenarnya hanya membutuhkan isi permen, namun kita harus menerima juga bungkus permen yang nggak enak kalau dimakan. Begitupun dalam kehidupan, kita ingin kesuksesan, namun harus menerima bungkusnya juga yang mungkin terasa getir

Monday, June 18, 2018

KISAH RAJA DAN PELAYANNYA


Ada seorang Raja yang mempunyai seorang pelayan, yang dalam setiap kesempatan selalu berkata kepada sang Raja: "Yang Mulia, jangan khawatir, karena segala sesuatu yang dikerjakan ALLAH adalah sempurna, Ia tak pernah salah."

Suatu hari, mereka pergi berburu, pada saat mana seekor binatang buas menyerang sang Raja. Si pelayan berhasil membunuh binatang tersebut, namun tidak dapat mencegah Rajanya dari kehilangan sebuah jari tangan.

Geram dengan apa yang dialaminya, tanpa merasa berterima kasih, sang Raja berkata, "Kalau ALLAH itu baik, saya tidak akan diserang oleh binatang buas dan kehilangan satu jari saya..!"

Pelayan tersebut menjawab, "Apapun yang telah terjadi kepada Yang Mulia, percayalah bahwa ALLAH itu baik dan apapun yang dikerjakan-Nya adalah sempurna, Ia tak pernah salah."

Merasa sangat tersinggung oleh respon pelayannya, sekembalinya ke istana, sang Raja memerintahkan para pengawalnya untuk memenjarakan si pelayan. Sementara dibawa ke penjara, pelayan tersebut masih saja mengulangi perkataannya: "ALLAH adalah baik dan sempurna adanya."

Dalam suatu kesempatan lain, sang Raja pergi berburu sendirian, dan kerana pergi terlalu jauh ia ditangkap oleh orang-orang primitif yang biasa menggunakan manusia sebagai korban.

Diatas altar persembahan, orang-orang primitif tersebut menemukan bahwa sang Raja tidak memiliki jari yang lengkap. Mereka kemudian melepaskan Raja tersebut kerana dianggap tidak sempurna untuk dipersembahkan kepada dewa mereka.

Sekembalinya ke istana, sang Raja memerintahkan para pengawal untuk mengeluarkan si pelayan dari tahanan, dan Raja itu berkata: "Temanku.. ALLAH sungguh baik kepadaku. Aku hampir saja dibunuh oleh orang primitif, namun kerana jariku tidak lengkap, mereka melepaskanku."
Tapi aku punya sebuah pertanyaan untukmu. "Kalau ALLAH itu baik, mengapa Ia membiarkan aku memenjarakanmu ?

Sang pelayan menjawab: "Yang Mulia, kalau saja baginda tidak memenjarakan saya, baginda pasti sudah mengajak saya pergi berburu, dan saya pasti sudah dijadikan korban oleh orang-orang primitif sebab semua anggota tubuh saya masih lengkap."

Semua yang dikerjakan ALLAH adalah sempurna, Ia tak pernah salah. Seringkali kita mengeluh mengenai hidup kita, dan fikiran negatif pun membunuh fikiran kita yang positif

Marilah berfikir positif dan percayalah akan kebaikan ALLAH setiap saat.

Selamat berbaik sangka kepada ALLAH, atas segala kejadian & keadaan hidup kita..

Sumber; copast dari group wa
Share: